banner-hjb-534-pemkab>

Bencana Longsor Kembali Mengintai Puncak

0

Cisarua, bogorpos.com – Hujan yang turun beberapa hari terakhir membawa kekhawatiran bagi warga di sekitaran puncak. Hampir satu minggu ini hujan dan kabut mengguyur wilayah puncak, Cisarua dari pagi hingga pagi lagi. Hal tersebut membawa dampak longsor di kampung Brujul Rt.01/02 Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua pada hari Selasa, (01/03/2016), pukul 8 pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Menurut Soleh, Ketua Rt.02/02, longsor yang terjadi ini akibat beban dari pagar beton setinggi 3 meter dan tidak adanya lubang resapan air di dinding tembok. “Untung saja anak-anak sekolah sudah berangkat duluan,” tuturnya. Jalan kampung menurut Soleh, adalah jalan akses ke kampung Brujul. Akibat kejadian ini, kendaraan bermotor tidak bisa masuk untuk sementara.

Tebing pagar tembok yang longsor adalah villa milik Hany Kirana, warga BSD serpong. Petugas Linmas dibantu warga bahu membahu mengevakuasi tanah dan puing tebing yang tumpah ke jalan.

Kapolsek Cisarua , Kompol Musimin, saat meninjau lokasi mengatakan beberapa titik di wilayahya rawan longsor. “Masyarakat harus waspada, khususnya yang rumahnya di lereng- lereng,” ujar kapolsek yang hobby bercanda ini kepada Bogorpos.com.

Salah satu yang menjadi perhatian Musimin adalah daerah kampung Ciburial, Desa Tugu Utara. “Disana banyak Vila yang berdiri di kemiringan yang tajam, tentu di musim hujan seperti sekarang ini sangat rawan terjadinya longsor,” ujarnya.

Jatnika, salah satu tokoh pemerhati lingkungan mengatakan, puncak itu seperti Bom Waktu, bencana alam akan terjadi terus akibat tata ruang yang sudah tidak karuan.” Banyak bangunan yang tidak sesuai peruntukanya. Selama ini dibiarkan begitu saja. Belum lagi tingkat kepadatan hunian di puncak sudah sangat padat. Perlu perhatian khusus dari Pemda Kabupaten Bogor. Jika tidak, kita akan terus mendengar bencana demi bencana,” tandas Jatnika. (CJ).

Share.

Leave A Reply