banner-hjb-534-pemkab>

Liga Santri Nusantara Ajang Pembibitan Pesepakbola Muda

0

Bogor, bogorpos.com – Liga Santri Nusantara (LSN) Region Jabar IV resmi dimulai, Minggu (4/9) di GOR Pajajaran Kota Bogor. Gelaran sepak bola yang memperebutkan Bima Arya Cup ini diikuti 32 tim dari pesantren di Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. “Gagasan Kemenpora ini luar biasa karena tidak saja menggerakan santri tetapi juga mencari bibit muda pemain bola yang andal dari pesantren,” ujar Walikota Bogor, Bima Arya dalam sambutannya,

Bima menilai ajang ini sebagai pembuktian bahwa santri tidak saja bisa mengaji namun juga bisa berlomba. Apalagi hidup memang harus seimbang antara kesehatan jasmani dan rohani. Di pesantren mental rohani santri memang dikokohkan tanpa melupakan kesehatan jasmani.

Menurutnya ada perbedaan signifikan antara LSN dengan liga sepak bola lainnya. “Disini permainan akan berhenti dulu ketika azan berkumandang untuk solat, baru kemudian dilanjut kembali,” katanya.

Sementara itu Kordinator Region Jabar IV Herry Firdaus mengatakan, saat ini sudah ada beberapa pesepak bola nasional yang berasal dari kalangan santri. Salah satunya Ahmad Bustomi yang kini bergabung di Arema Cronous. Kenyataan ini bisa memotivasi para santri untuk bisa menjadi atlet profesional dan langkah ke arah sana bisa dimulai dari LSN. “Kompetisi ini berlangsung selama seminggu dengan memakai sistem gugur dan finalnya Minggu 11 September di GOR Pajajaran,” jelasnya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jabar Komisi II, Erny Sugyanti yang hadir pada kesempatan itu berharap, pada LSN ini para santri bisa menujukkan kemampuan untuk dapat hidup di masyarakat dan menangkap tantangan serta tentunya mengangkat nama baik pesantren. “Semoga ada bintang baru di persepakbolaan Indonesia yang lahir dari para santri ini dan kedepan akan ada liga-liga santri lainnya sesuai minat bakat,” pungkas Erny. (Humas)

Share.

Leave A Reply