banner-hjb-534-pemkab>

Pemkab Cianjur Kurang Perhatian Kepada Pejuang Perintis Kemerdekaan

0

Cianjur, bogorpos.com – Perintis Kemerdekaan, Adalah mereka yang telah berjuang mengantarkan bangsa Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan. Tidak banyak yang mengetahui tentang beberapa peristiwa penting dalam memperjuangkan Indonesia untuk dapat menjadi sebuah negara yang merdeka dan mandiri.

Cerita bagaimana para perintis kemerdekaan Republik Indonesia berjuang untuk dapat memperoleh kehormatan sebagai bangsa, dan bentuk perhatian pemerintah terhadap mereka yang sudah jelas sangat berjasa bagi berdirinya bangsa ini dinilai beberapa pihak masih kurang sebanding.

Sebab, faktanya kita bisa melihat masih banyak janda perintis yang hidupnya serba kekurangan bahkan bisa dibilang memprihatinkan. Meskipun mereka mendapat uang pensiun, namun itupun dirasa masih jauh dari kata layak.

Ketua perintis kemerdekaan cabang Cianjur, R Nenden Siti Solihat mengatakan, di Cianjur saja saat ini anggotanya hanya tinggal belasan saja. Karena sebagian meninggal dunia, dan usia mereka sudah sepuh.

“Kalaupun ada bantuan dari pemerintah kita antar ke rumah anggota, karena kalau mereka yang datang kasian,” kata R Nenden kepada kepada bogorpos Selasa, (22/11/2016).

Perintis kemerdekaan cabang Cianjur saat ini berkantor di Cikidang Kelurahan Sayang Cianjur tepatnya Gang Lauk Emas. Kantor yang juga merangkap rumah, diruangan yang terbilang sederhana itu hanya terlihat mesin tik, lambang burung garuda dari kayu yang dipasang di dinding tembok, sejumlah piagam penghargaan, dan deretan foto kegiatan.

“Dulu perintis kantornya bukan disini, cuman sekarang kantor itu ada yang ngisi. Pindah kesini,” ujarnya.

Dahulu, ia mengisahkan, setiap hari kemerdekan republik Indonesia biasanya suka ada undangan ke perintis untuk hadir ke istana presiden. Selain mengikuti upacara bendera, setelah itu dilanjutkan ramah tamah dan jamuan makan sambil berbincang. Begitu juga undangan dari Pemerintah Kabupaten Cianjur.

“Kalau di cianjur kegiatan biasanya di pendopo, tapi entah kenapa sekarang undangan seperti itu sudah tidak ada,” jelasnya.

Bahkan uang kadeudeuh yang biasanya ada. Tambah dia, sekarang-sekarang ini tidak ada mungkin dari pusatnya masih ada, karena kan ada data di kemensos. Mudah-mudahan pemerintah baik pusat atau daerah lebih menghargai jasa para pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan.

“Setelah kemedekaan itu diraih jangan melupakan jasa besar mereka, harusnya lebih memperhatikan,” harapnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Adi Muhayat Sucipto, salah satu cucu pejuang kemerdekaan. Ia berharap pemerintah tidak melupakan jasa para pejuang khususnya peran perintis kemerdekaan yang sudah besar jasanya bagi bangsa ini, yang sudah merancang dari awal untuk memerdekakan. Bukan, sebaliknya melupakan mereka.

“Jangan sekali kali melupakan sejarah, sejarah bagian dari proses perjalanan bangsa tidak akan berdiri bangsa ini tanpa mereka,” pungkasnya. (Djava)

Share.

Leave A Reply