banner-hjb-534-pemkab>

Keluarga Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Jenazah Bayi Tertahan 1 Hari

1

Ciawi, bogorpos.com – Karena tak mampu membayar biaya persalinan dan perawatan yang nominalnya mencapai belasan juta rupiah, jenazah bayi yang baru dilahirkan lalu meninggal dunia tertahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor selama 1 hari.

kejadian memilukan sekaligus memalukan di RS plat merah itu bermula saat Yuli Rita Sari (29), Warga Kampung Lengkong RT 01/05 Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor dirawat di RSUD karena akan Melahirkan pada tanggal 23 Desember 2016.

Pada hari itu juga Yuli melalui proses normal melahirkan seorang bayi laki-laki. Si jabang bayi sempat di bawa ke kamar bangsal, namun karena sang bayi tidak juga bersuara, tidak bergerak dan alami sesak nafas, bayi akhirnya dipindah untuk dirawat di ruang ICU.

Namun pada hari pertama tahun 2017, Minggu (1/1/2017), sekira pukul 19.45 wib, bayi, oleh pihak RS dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga pasien kemudian mengurus administrasinya, namun alangkah kagetnya mereka saat tahu ternyata biaya yang harus dibayar mencapai Rp 17juta.

Keluargapun kebingungan dengan besarnya tagihan. Karena memang tidak punya uang sebesar itu.

“Kami bingung karena tidak punya uang untuk membayar tagihan rumah sakit,” ujar Titin, salah satu anggota keluarga kepada wartawan di RSUD Ciawi.

Saat itu Yuli, kata Titin memang mendaftar tanpa menggunakan SKTM atau Kartu BPJS. Sehingga dikategorikan pasien umum. Tak mendapatkan solusi, jasad si bayi akhirnya tak bisa dibawa pulang keluarga untuk dikebumikan.

Sementara, saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Direktur Utama RSUD Ciawi, Hesty, menyangkal jika pihaknya melakukan penahanan pasien.

“Kami tidak menahan , kami sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan memberi kebijakan untuk membayar Separuh dari total biaya,” terangnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa dia mempersilahkan Bayi yang meninggal untuk dibawa pulang, baru nanti diurus administrasinya. (SiJe)

Share.

1 Comment

  1. Pingback: Tak Mampu Bayar Persalinan, Mayat Gagal Dikebumikan – Garundang

Leave A Reply